Pandangan Hukum Islam Terhadap Permainan Mobile Legend

Permainan daring atau game online telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang di seluruh dunia. Salah satu permainan yang sangat populer adalah Mobile Legend. Bagi banyak orang, Mobile Legend bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga media sosialisasi dan hiburan. Namun, bagaimana pandangan hukum Islam terhadap permainan ini? Artikel ini akan membahas pandangan Islam, termasuk nilai-nilai etika, hukum, dan bagaimana permainan ini dapat mempengaruhi kehidupan religius.

Apa Itu Mobile Legend?

Mobile Legend adalah permainan multiplayer online battle arena (MOBA) yang dirilis pada tahun 2016. Dalam permainan ini, pemain bergabung dalam tim yang terdiri dari lima orang untuk melawan tim lain. Tujuan utama dari permainan ini adalah menghancurkan base lawan untuk memenangkan pertandingan. Mobile Legend menawarkan permainan yang seru dan kompetitif, yang dapat dimainkan di berbagai perangkat seluler. Kendati demikian, ada beberapa pertimbangan dari segi hukum Islam yang perlu diperhatikan.

Prinsip Dasar Hukum Islam dalam Hiburan

Dalam Islam, setiap bentuk hiburan atau permainan dievaluasi berdasarkan pada gadis yang adil (Syariah Maqasid), yang bertujuan untuk mempertahankan kesejahteraan orang -orang dan menghindari kerusakan. Beberapa prinsip kebijakan ini meliputi:

  1. Mencegah Pemborosan Waktu: Islam mengajarkan bahwa waktu adalah salah satu karunia terbesar dari Allah dan harus digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Al-Qur’an menyebutkan pentingnya mengisi waktu dengan kegiatan produktif.

  2. Menghindari Ketergantungan: Segala aktivitas yang dapat menimbulkan kecanduan atau ketergantungan bisa dianggap haram. Islam menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Membela moral yang baik: Segala bentuk permainan atau kegiatan yang dapat mempengaruhi akhlak dan menyebabkan perilaku buruk harus dihindari.

Mobile Legend dalam Perspektif Islam

Waktu dan Produktivitas

Salah satu isu utama yang sering dibahas oleh ulama tentang game online, termasuk Mobile Legend, adalah pemborosan waktu. Pemain yang terlalu asyik bermain hingga mengabaikan tanggung jawabnya seperti belajar, bekerja, atau beribadah, bisa jadi melanggar prinsip dasar Islam tentang pengelolaan waktu yang baik.

Ketergantungan dan Kecanduan

Tidak sedikit kasus di mana permainan Mobile Legend menimbulkan kecanduan bagi pemainnya, yang bisa berdampak buruk pada kehidupan sosial dan emosional. Islam memandang negatif setiap bentuk kecanduan karena dapat mengganggu keseimbangan hidup dan hubungan dengan Allah serta sesama manusia.

Konten dan Etika

Mobile Legend tidak hanya soal bermain, tetapi juga tentang interaksi dengan pemain lain. Kadang, dalam permainan ini, pemain dapat terlibat dalam pertikaian verbal, penggunaan bahasa kasar, serta sikap-sikap yang kurang etis. Hal ini tentu saja berseberangan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga akhlak, kesantunan, dan saling menghormati.

Tanggung Jawab Pemain Muslim

Bagi Muslim yang ingin tetap menikmati permainan seperti Mobile Legend, penting untuk:

  • Menentukan batasan waktu bermain dengan jelas agar tidak mengganggu aktivitas utama.
  • Menghindari perilaku buruk dan selalu menjaga akhlak yang baik saat berinteraksi dalam permainan.
  • Mengatur prioritas agar tidak lalai dari kewajiban keagamaan seperti salat.
  • Bermain dengan niat mencari hiburan dan bukan sebagai pelarian dari tanggung jawab.

Kesimpulan

Pandangan Islam terhadap permainan Mobile Legend tergantung pada bagaimana permainan tersebut mempengaruhi perilaku individu dan apakah permainan itu membuat seseorang melalaikan tanggung jawabnya. Dengan mengingat prinsip-prinsip Islam tentang pengelolaan waktu, menghindari kecanduan, dan menjaga etika, permainan ini bisa dinikmati sebagai hiburan tanpa melanggar nilai-nilai Islam. Untuk memastikan keselarasannya, setiap Muslim diharapkan introspeksi dan bijak dalam aktivitas bermain game online ini.